Sayap Bidadariku

Kecil mungil mengepak kencang

Agar kuat terbangkan diri melayang

Tengok sebentar awan yang mengembang

Turun menukik tertarik kumbang

Sorot mata tak henti berpendar

Lihat bola yang juga berputar

Senyum mengembang segera tergambar

Ceria sudah pasti sedang diumbar

Namun kini…

Tak mampu rasanya kulihat

Bidadari mungilku terkulai penat

Sayu mata tak hendak berkata

Sayap kecil pun jadi tak bersuara

Seribu mengapa segera terhujam

Saingi biluh yang menembus tajam

Sedih tak usah ditanya

Salahkah aku asuh adinda…

Sinar mentaripun tak mampu gantikan sorotmu

Kemilau warna bungapun tak tandingi tawamu

Bangkitlah bidadariku..

Kepak kencangkan sayapmu

Tebarkan pesonamu pada duniaku

Kalahkan awan gelap dengan senyummu..

Agar ku turut… bergembira..

Meski hanya dibenak bayangku saja

Leave a Reply