Kuda Poniku

langkah kecil mulai terdengar, hati bunda kembali tergetar, debar hati yang melebar, telah membuat tawa diumbar

lenyap sudah tergolek lunglai, hanya karena nyamuk berjumbai, indahnya tawa kini berderai, lihat derita adinda sudahlah usai

kudaponiku mulai melangkah, munculkan derap kecil di tanah, usir rasa dalam gundah, sirnakan semua duka nan susah

kudaponiku jalanlah sudah… riangkan hati punya ibunda…

indah rasanya lihat mereka bercanda… aku hanya bisa menatap disana… sambil sembunyi di balik beranda… karena mereka hanya bayang keluarga… yang tak bisa terjangkau tangan terbuka…

biarlah sedihku harapkan mereka, kusimpan saja dalam sudut hatiku.. dan teruskan langkah dengan sepatu bututku… sembari senyum anggap mereka, bagian dari keluarga… kudaponiku dalam bayang keluarga… 

Leave a Reply