Archive for September, 2005

A Walk in the Night

Wednesday, September 21st, 2005

If you had a chance to walk in the winter night in a small city somewhere in Europe, what would you think of ?

of how safety was the street, of how lonely are you, or of cold weather that sneaked into your clothes directly touched your bones?

I had that chance, but it was warm all the time çoz I remember your smile at me not so long ago, I was scared of not having another chance to see the bright in your eyes like what I did that evening, I felt that your promise not to leave me alone had accompany me even without your presence

Am I crazy to walk alone at night without being lonely? Am I strong enough to conquer the coldness of middle winter night? Am I that stupid to smile alone while letting my foot left the print on the pathways surfacing in a thin layer of snow?

Or it is what they called as falling in love so that crazy enough to escape from reality? Being crazy, strong and happy juts by remembering you ?

Dunno then, just wanna enjoy the night walking alone in the small city in the middle of winter somewhere in Europe

Please ignore my presence…

   

Terlahir Kembali

Saturday, September 10th, 2005

Pernahkah engkau berpikir andai terlahir kembali, akankah mentari yang kutatap adalah sama seperti mentari yang kulihat saat ini? tak mungkinkah aku memilih menatap mentari yang lebih condong ke bumi tanpa harus tambahkan panasnya bahkan malahan bikin aurora norway terjadi dengan begitu indah di depan mataku?

Pernahkah engkau berpikir andai hidup diulangi, akankah mentari hatiku tetap dirimu yang telah setia menemani hari-hari burukku? yang hanya mampu terkapar di ranjang busuk dengan penyakit yang muncul karena kesalahan diriku tanpa kau pernah menyalahkanku apalagi meninggalkanku?

Pernahkah engkau berpikir andai engkau terlahir kembali, akankah cinta yang kau dapatkan memang hanya satu dan tunggal dan bukannya beragam hingga benar-benar bisa bedakan cinta yang satu dengan lainnya tanpa harus ada yang merasa telah terampas cintanya?

Tampaknya memang kita tak bisa terlahir kembali…ataupun kalau bisa mungkin kita memang tak bisa memilih kehidupan yang kita akan jalani kembali…

lalu… mengapa tidak kita nikmati saja hidup ini… setiap menit yang tersisa dalam kesenangan hingga tak kawatirkan hidupku yang lain… entah dalam parallel waktu saat ini atau dalam serial berikutnya…