Ketika Cinta Berpaling dari Dunia
Sunday, July 31st, 2005Pernahkah engkau melihat…bahwa awan putih tak setia lagi pada langit biru pergi cepat mengusir nafas pisahkan hidung dari hembusannya
pernahkah engkau juga saksikan…bahwa air tak lagi mau dampingi sungai menuju ke muaranya kering membatu tak tampakkan kehidupan yang memilukan
pernahkan engkau merasakan separuh jiwa terbang melayang tak tersentuh raga yang dahaga rindukan nyawa tuk berbaur rasa dan asa yang menyakitkan
itulah saat orang bilang bahwa cinta berpaling dari dunia…
bisakah itu…
benarkah cinta pernah berpaling…
jangan-jangan dunia yang lagi duduk membelakangi cinta, hingga tak bisa merasakan bahwa awan putih yang kemudian menghitam adalah bagian dari cintanya untuk bisa luruh ke bawah dan menampakkan betapa langit biru tanpa awan sangatlah layak tuk dinikmati dan dikagumi
jangan-jangan sirnanya air dari sungai bikin batu-batu di sungai sadar jadi perhatian untuk bisa diambil jadikan pondasi rumah yang kuat tak tergoyahkan dan bukan pasir belaka yang segera sirna ditelan gempuran air
jangan-jangan separuh nyawa sengaja menghilang untuk bisa rasakan betapa berartinya kehidupan dengan dia disisimu hingga tak merasa bahwa hidupnya jadi penuh karena kebersamaannya…
jadi.. cintakah yang berpaling dari dunia…
atau dunia sedang tak mau menyapa cinta???
Narcisiuskah mengagumi bayangannya di permukaan kolam ataukah kolam kagumi pantulan dirinya di bening mata Narcisius…???